Contoh Pidato – Sebelum saya memberikan contoh pidato, ada baiknya jika anda tahu apa arti pidato sebanarnya ? seperti di kutip di wikipedia, pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi-orasi, dan pernyataan tentang suatu hal/peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan.
Berpidato merupakan keahlian yang bisa dipelajari oleh siapapun dan di butuhkan sebuah ketekunan untuk bisa menjadi seorang pembicara atau berorasi yang baik agar apa yang ingin di sampaikan bisa di mengerti dengan baik oleh audien. beberapa contoh pidato yaitu pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato ke Agamaan, pidato sambutan acara atau event, dan lain-lain sebagainya.
Berikut ini saya berikan beberapa contoh pidato yakni contoh naskah pidato agama islam, contoh naskah pidato kenegaraan dan contoh naskah pidato pendidikan :
Contoh Naskah Pindato Keagamaan
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillahirabbil alamin
Washolatu wasalamu ala asyrafil anbiya’ wal mursalin
Amma ba’du
Alhamdulillah, marilah di hari yang cerah ini kita tetap bersyukur kepada Allah SWt, karena kita bisa berjumpa dan bertemu dalam acara yang mubarak ini. Sholawat dan salam teriring doa, marilah kita panjatkan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa agama Islam dari jaman jahiliyah sampai dengan jaman sekarang ini.
* * *
Hadirin yang berbahagia,
Dalam pidato agama Islam kali ini saya akan mengambil tema “etika terhadap diri Sendiri”. Orang muslim sangat menyakini bahwa kebahagian hidup di dunia dan di akherat sangat ditentukan pada sejauh mana pembinaan terhadap dirinya. Perbaikan diri dan penyucian dirinya.
Namun, tidak semua orang muslim mampu melaksanaan dan menjaga diri dari perbuatan-perbuatan yang tercela. Karenanya, orang muslim tidak henti-hentinya membina diri sendiri dan menyucikannya, diri sendirilah yang layak menyucikannya, Diri kita melawan siang dan malam, mengevaluaisnya setiap saat, membawanya kepada perbuatan yang baik. Untuk itu, marilah kita memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan, memperbaiki diri, dan membinanya dengan jalan: taubat,
Taubat
Hadirin yang berbahagia,
Taubat merupakan melepaskan diri dari semua dosa-dosa masa lalu dan bertekad untuk tidak kembali mengulanginya lagi. Hal ini sesuai dengan Firman Allah SWT dalam Surat An Nur ayat 31:
“Dan bertaubatlah kalian kepada Allah, hai orang-orang yangberiman supaya kalian beruntung”
Bila kita sudah bertaubat, maka kita tidak akan mengulanginya lagi dengan kesalahan dan dosa yang sama.
Muhasabah
Hadirin yang berbahagia,
Orang muslim selalu bekerja siang dan malam untuk kebahagiannya di akherat, kemuliyaan dari Allah SWt. Karena di dunialah tempat beramal. Namun, dalam beribadah adakalanya kita perlu melihat hal-hal yang wajib dan yang sunnah. Hal yang wajib merupakan modal dalam bisnis, sementara sunnahnya adalah keuntungan dari perniagaan bisnis.
Di akhir hari, kita berduaan dengan diri kita untuk mengadakan muhasabah (evaluasi) terhadap dirinya atas amal perbuatannya sepanjang siang harinya. Jika kita melihat ibadah kita ada yang kurang, maka kita akan menambahinya. Dan apabila ibadah ibadah kita sudah baik, maka kita akan mempertahankannya (istiqamah. Inilah yang disebut dengan muhasabah terhadap diri sendiri
Hadirin yang dimulyakan Allah,
Dmikianlah pidato agama Islam saya, dan tampaknya dua hal di atas, taubat dan muhasabah bisa mnejadi jalan bagi kita untuk tetap istiqamah beribadah kepada Allah SWt, sehingga kita menjadi orang yang benar-benar beriman.
Wallahul muwafiq ilaa aqwamith thoriq.
Wa billahi taufiq wal hidayah, war ridlo wal inayah. Mohon maaf atas segala kesalahan
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Contoh Naskah Pidato Pendidikan
Pendidikan untuk Perbaikan Kualitas Bangsa
Assalamu’laikum Wr Wb
Selamat pagi/siang/sore/malam dan salam sejahtera bagi kita semua.
Perbaikan kualitas bangsa harus ditempuh dan terutama melalui pendidikan. Pendidikan itu proses yang panjang, yang tak henti-hentinya untuk mencapai satu tujuan dan terbuka untuk menerima ide-ide dan konsep-konsep baru. Itu makna pendidikan, sehingga suatu saat hasil dari pendidikan itulah yang akan menumbuhkan budaya baru dengan manusia yang cerdas.
Selama manusianya cerdas maka ia mempunyai kebijakan dan kebajikan dalam jiwanya. Barulah setelah itu dia mampu menguasai sains dan teknologi. Budaya baru itulah yang menjadi kontra budaya yang kemudian masuk ke dalam tatanan menjadi masyarakat (budaya) alternatif yang akan dipilih oleh bangsa ini.
Semuanya melalui pendidikan yang tertata rapi: pendidikan yang mampu mencerdaskan, mampu menumbuhkan jiwa yang bajik dan bijak, dan menguasai sains dan teknologi. Itulah nanti yang akan mengubah bangsa Indonesia menjadi Indonesia baru.
Hal ini tampaknya akan menjadi ”momok” bagi pendidikan di Indonesia. Belum lagi persoalan kekurangan tenaga pendidik terselesaikan, masalah sarana pendidikan yang tidak memadai muncul, dan menyusul persoalan mahalnya biaya pendidikan.
Kita masih merasa sebagai bangsa yang tertinggal dalam berbagai hal dibandingkan dengan bangsa lain. Oleh karena itu satu-satunya jalan untuk mencerdaskan bangsa adalah dengan meningkatkan pendidikan demi untuk menjadikan bangsa yang cerdas melalui sistem pendidikan nasional yang menyeluruh dan terencana.
Namun untuk menuju ke arah itu, jalan yang ditempuh sangat panjang dan berliku karena persoalan pendidikan sangat terkait dengan faktor lain, termasuk masalah ekonomi, keamanan dan masalah sosial lainnya.
Para guru pun diharapkan mulai mengubah cara belajar kepada siswa. Para guru pun tidak boleh lagi memberikan tekanan kepada siswa seperti pelajaran menghafal dan memberikan soal pilihan ganda (multiple choice) karena bisa berdampak pada pembentukan kepribadian.
Peran pendidikan, sebagai sarana pemberdayaan, harus secara sadar menyiapkan peserta didik dalam kehidupan masyarakat baik sebagai individu maupun anggota masyarakat. Pemberdayaan hanya mempunyai makna jika proses pemberdayaan menjadi bagian dan fungsi dari kebudayaan.
Oleh karena itu, pendidikan harus menumbuhkan jiwa independensi, menggerakkan pernyataan diri dan para pendidik mengajar siswa untuk hidup dalam harmoni dengan menghargai adanya perbedaan.
Ke depannya, sistem pendidikan harus berubah dari instruksional menjadi motivasional berprestasi, berkreasi, dan berbudi pekerti.
Wassalam.
Contoh Naskah Pidato Perpisahan
Assalamu’laikum Wr Wb
Selamat pagi/siang/sore/malam dan salam sejahtera bagi kita semua.
Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru, serta teman-teman yang saya cintai.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas segala rahmat-Nya pada hari ini kita dapat berkumpul bersama guna mengadakan acara perpisahan sekolah.
Para hadirin yang saya hormati, ijinkan saya mewakili teman-teman untuk menyampaikan sepatah dua patah kata dalam rangka perpisahan ini.
Selama bersekolah, kami sebagai siswa sangat bangga dan berterima kasih dengan semua guru yang telah mengajar di sekolah ini, yang dengan sangat baik, tidak pernah pilih kasih dalam mendidik, sangat sabar dan tidak kenal lelah dalam membimbing kami. Berkat jerih payah semua guru, kami pun dapat lulus dari SMP ini.
Mudah-mudahan semua guru yang bertugas mengajar di sekolah ini dapat diberikan kesehatan yang baik dan diberi kebahagiaan selalu.
Juga untuk teman2 semua. Sungguh berat rasanya berpisah dengan kalian semua, karena kita sudah bersama2 selama 3 tahun ini. Tapi tetap saya juga mendoakan teman2 semua dapat melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, baik ke SMA, ke SMK, ke STM maupun institusi pendidikan lainnya untuk dapat mencapai cita2 yang selama ini diangan2kan.
Akhir kata, saya mau mengucapkan sukses selalu buat teman2, doa saya menyertai teman2 semua…
Wassalam.
Nah itulah diatas beberapa contoh pidato, semoga dengan adanya contoh naskah pidato ini bisa berguna bagi anda yang membutuhkan. contoh pidato
| Tolong SHARE halaman ini, KLIK |